Gerangan siapakah yang mengangkat pedang "tuk meninggikan Asma Mu
diatas bintang-gemintang nan cemerlang
Gunung nan tinggi kami daki, lautan pun kami sebrangi
Gaung azan kami menembus dingding kuil inggris,
sebelum pasukan menaklukan perkotaan
gurun sahara afrika takakan melupakan bekas sujud kami meski
bumi memuntahkan bola api
dada-dada kami menangtang gagah tusukan pedang, tanpa rasa gentar pada si lalim durjana.
Bayangan pedang tampak bagaikan naungan rimbun pepohonan
hijau ranau berpagar bebungan.
kami takakan gentar oleh serangan sang thaghut, meski onggokan
mayat mengelilingi.
kami 'akan berseru lantang "Tiada Tuhan Selain Yang menciptakan semseta alam dan menentukan suratan takdir".
Wahia, Robb kami, kepala kami menengadah dan tangan kami meminta , karena balasan dari _ Mu yang melimpah .
DR. Mahmmad Iqbal Rahim.....

Syair diatas membuat bulu kuduk merinding tak karuan hanyut dalam setiap kata yang dalam dan sayarat akan makna.... sebuah perjuanga yang gigih tanpa akhir Mujahid untuk teman ku semangatlah ................